
Cinta buta itu tiba-tiba merasuk dalam relung kalbu
Hanya satu kata yang tergiang
Indah………
Walau ku tahu betapa bodoh diriku
Namun rasa itu berubah menjadi kenikmatan bagiku
Tak mungkin……..
Cinta ini hanyalah cinta sebelah tangan
Tanpa ada uluran tangan lain
Dan takkan pernah menghasilkan suara gemuruh
Tanpa dia………..
Bahkan aku tak berani mengharap
Berharap ketiban ndaru lan lintang kamulyan
Menimpa dada ini
Dan kini………..
Mata dan hatiku terbuka lebar
Akan besarnya cinta ini
Dan besarnya rindu yang ku jalani
Namun…………
Akhir-akhir ini aku begitu membanggakannya
Tanpa mencari kepastian akan dirinya
Bidadari yang tak pernah tega ku ungkapkan perasaanku kepadanya
Aku merasa masih terlalu buruk dan hina untuknya
Bahkan………….
Aku merasa belum siap mendampinginya
Hingga ku tunggu dia menghampiriku
Membawaku ke dunianya yang penuh semangat dan sukses
Tak mungkin………
Kini cahaya bidadari itu telah memudar
Kemudian harus pergi dari hati pesakitan ini
Menjauh dan menghindar
Dan aku sakit hati
Hingga menusuk palung terdalam hati
Walau……..
Ku tahu sakit hati ini tak beralasan
Mungkin untuk smua orang
Dan cemburu ini tak jelas sebabnya
Tapi……….
Aku hanyalah mnusia yang mudah jatuh cinta
Dan kini bidadari itu harus pergi dari hatiku
Bidadari yang slalu ku tulis dalam diary
Bidadari yang selalu menjadi inspirasi
Slamat tinggal cinta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar