Kamis, 21 April 2011

Cintaku Takan Pernah Usai

Seperti biasa, hari-hari ku berlalu tanpa ada perubahan. Aku merasa hidupku hanya akan terkungkung di dalam bulatan raksasa ini tanpa ada perubahan. Apakah aku harus terus begini? Menjalani hidup harus sama dan sama seperi hari kemarin. Aku merasa sangat berdosa, sungguh aku sangat merugi akan kehidupan ku. Tapi apa yang telah ku lakukan kini, ku hanya sadar akan segala kesalahan ku, tapi apa yang telah ku perbuat akan kesalahan itu semua? Aku hanya menyadari tanpa ada tindakan apa-apa yang telah ku lakukan.

Ya Allah ... Tolonglah hamba-Mu ini, berilah hambamu selalu petunjuk-Mu, agar hamba selalu tetap berjalan di jalan yang Engkau hendaki. Terangilah selalu hamba dengan hidayat-Mu, agar hamba tetap mengingat-Mu selalu tanpa ada keraguan sedikit pun didalam hati ini. Dan sinarilah hamba dengan cahaya petunjukmu, agar hamba bisa menjauhkan apa yang Engkau larang dan selalu tetap di jalan yang Engkau ridhoi ya Allah. Aku sungguh takut bila Engkau menjauhi ku ya Allah, aku hanya ingin cinta kasih-Mu ya Allah. Aku tak butuh cinta selain cinta-Mu. Karena Engkau lah yang Maha Besar dan Maha untuk di cintai. Tapi kenapa kini aku sadar sunguh sangat jauh akan diri-Mu ya Allah. Apakah ini cobaan bagiku? ataukah hatiku telah beku akan ke-indahan dunia yang fana ini. Nangudzubillah.

Aku harus bagaimana? Apa yang harus aku perbuat? Aku gila bila harus tetap begini! Siapa yang bisa menolong ku? Aku mohon, tolonglah aku! Aku tak mau bila tetap begini. Aku harus berubah. Demi orang-orang yang telah memberi semangat dan harapan besar kepadaku. Aku tak boleh menyia-nyiakan harapan mereka semua. Aku harus memberi kebanggaan, agar perjuangan mereka semua tak sia-sia dan bangga kepada ku. Ku harus buat mereka bangga. Aku tak mau melihat kerja keras mereka sia-sia karenaku.

Ibu, Bapak... Maafkan anakmu ini, karena anakmu ini telah membuat susah kalian semua, maafkan anakmu yang tak bisa memberikan harapan kalian, aku sadar... Aku hanya menyusahakan kalian, maafkan lah aku wahai Ibu dan Bapak. Harapan besar yang telah kalian berikan tak sanggup ku wujudkan, aku memang anak yang tak berguna, aku hanya menjadi tanggungan kalian semua. Aku takut bila aku jadi anak yang durhaka, aku sayang kalian semua, aku ingin membahagiakan kalian semua. Tapi mungkin bukan sekarang. Aku janji ... Aku akan buat kalian semua bangga punya anak seperti ku. Aku janji !!!! Aku tak mau buat kalian semua kecewa !!!

Terima kasih, karena Ibu Bapak telah mendidikku hingga sekarang ini, tiada orang yang lebih baik kecuali kedua orang tuaku, sungguh kalian semua sangat mulia. Semoga kalian semua diberi tempat yang sangat mulia disisi Allah. Aku hanya bisa mendoákan kalian, tiada yang bisa kuberi untuk kalian semua kecuali doá. Aku akan selalu berdoá untuk kalian. Aku yakin kalian semua akan ditempatkan ditempat yang sangat mulia, karena kebaikan kalian kepadaku. Aku mohon maaf pasti aku punya banyak salah kepada kalian semua. Aku sadari itu, aku mohon maaf. Aku sayang kalian semua wahai kedua orang tuaku.

Cintamu memang tak dapat digantikan dengan apapun, Aku bersyukur dilahirkan oleh Allah didalam keluarga yang sangat mengerti agama. Sehingga kalian semua terus mengajarku untuk terus beribadah kepada Allah, aku sungguh sangat bersyukur. Terima kasih ya Allah dan terima kasih kedua orang tuaku. Aku takan melupakan kebaikan kalian semua. Aku berjanji akan terus buat kalian bangga kepadaku. Aku takan lagi buat kalian kecewa. Aku berjanji.

Bissmillahirahmanirahim .....

Tidak ada komentar: