Diary_Q . . .
Semenjak ku bertemu denganmu, setiap malam slalu kuucapkan puji syukur kepada Tuhan. Kau hadir dalam hidupku saat segalanya terasa sepi, dan kau berikan cahaya pada jalan hidupku. Sebelumnya aku tak pernah merasakan pasti seperti ini.
Kau merubah semua pandanganku tentang kehidupan dan aku berterima kasih atas semua ini. Aku tak pernah berfikir ada seseorang yang indah sepertimu. Aku teramat mencintamu. Aku bagaikan berjalan di atas mega-mega bila mengenangmu. Kau buat hidupku gemerlap. Ku ingin lakukan apapun untukmu, asal kau slalu merasa bahagia.Aku akan lakukan segalanya agar kau tetap tertawa. Karena hanya kau yang buat hidupku berarti.
Janganlah pernah jauh dariku , . . Apriliyani . . . Sungguh aku tak sanggup, hanya mengingatmu aku jadi tau bagaimana jalani hidup ini.
Aku dan kau . . . Sebenarnya memang belum pernah ada ikatan. Tapi Lia, terus terang aku tak berani membayangkan untuk bisa jadi kekasihmu. Kau begitu anggun, begitu cantik, bagaikan seorang dewi. Seadangkan aku, aku hanyalah laki-laki sederhana yang merindukan belaian kasih sayang, seperti pungguk merindukan bulan.
Aku menyayangimu lebih dari yang bisa diucapkan kata-kata. Sejak pertama kali memandangmu, aku ingin dapat menyayangimu. Rasanya aku tak percaya, bahwa sinar bintang di angkasa sana, benar-benar bersinar untuk ku.
Taukah kau . . . Lia . . !!! Aku tlah lama memperhatikan mu. Aku sering memandangmu di kejauhan. Yaaa . . . Betapa cantiknya dirimu. Dengan tawa yang lepas, kau jalani hidupmu begitu menyenangkan. Bacalah buku harianku, yang sejak itu ku tulis untukmu. Banyak surat cinta yang ku tulis untuk mu, tapi tak pernah ku kirim, karna aku begitu takut bila kau menolak cintaku.
Melebihi yang terucap kata-kata, buat Lia terkasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar