Semua karna cinta . . .
Karna terlalu cinta . . .
Ingin dicinta . . .
Sulitnya . . .
Cinta datang begitu tiba-tiba. Ntah kapan, dimana, dan bagaimana tak ada yang tau. Yang ku tau saat ini cinta itu selaksa hembusan angin sejuk, datang dengan perlahan, meresap masuk ke dalam setiap pori-pori tubuh, hingga terasa begitu jelas kesejukan di dalam jiwa . . .
Cinta . . .
Sungguh cinta adalah anugerah terindah yang diberikan oleh sang pencipta. Semua makhluk hidup pasti bahagia dengan cinta. Sampai-sampai terkadang kita terlena dan dibuat buta oleh-nya.
Segala sesuatu yang didasari dengan cinta akan terasa begitu menyenangkan. Apabila kita sudah cinta, pasti kesemuanya akan terasa mudah tuk di jalani.
Ya dan kini pun sedang ku alami, semenjak aku mengenalna Lia, hidup ku terasa lebih berarti. Banyak dulu hal-hal yang tak kufahami sebelum mengenalnya kini hanya dengan sepatah ucapan yang keluar melewati bibirnya. Serasa bagai suatu penyemangat baru yang sekejap saja merubah jalan hidup ku.
Dan kini ku ingat dia berkata:' maz bagaimana kalau kamu ngurangin rokok?'.
Ya kalimat itu yang keluar dari bibir manisnya. Bukannya apa, tapi bagiku itu seperti penyemangat yang tulus darinya. Dan aku tahu segala sesuatu yang di ujarkan dari orang yang menurut kita spesial itu akan sangat lebih didengar daripada orang biasa.
Lia kau adalah penyemangat bagiku . . .
Kau adalah inspirasi ku . . .
Orang yang spesial dalam hidupku . . .
Tetap lah begitu . . .
Lia aku cinta kamu . . .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar